Pelatihan Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

Training Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

Pendahuluan 

Pada hakikatnya kegiatan suatu industri  adalah  mengolah  material menjadi produk. Dalam proses pengolahan tersebut akan menghasilkan limbah. Spesifikasi  dan  jenis  limbah  yang  diproduksi pada sektor industri dapat diamati pada  proses masukan,  pengolahan maupun pada keluarannya. Pencemaran  yang ditimbulkan oleh industri diakibatkan adanya limbah yang keluar dari pabrik dan mengandung  bahan  beracun  dan  berbahaya  (B3).  Bahan  pencemar  keluar bersama-sama  dengan  limbah  melalui  media  udara,  air ,  dan tanah yang merupakan komponen ekosistem alam.

Pencemaran  terjadi  akibat  limbah beracun  dan  berbahaya  masuk  ke  dalam  lingkungan  sehingga  terjadi  perubahan  terhadap  kualitas lingkungan. Lingkungan  sebagai  penerima  akan  menyerap  bahan  limbah tersebut  sesuai  dengan  kemampuan  menguraikannya. Lingkungan berupa air, udara, dan tanah masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, misalnya air pada suatu saat dan tempat tertentu akan berbeda karakteristiknya dengan air pada tempat  yang  sama  tetapi  pada  saat  yang  berbeda.

Bahan  pencemar  yang  masuk  ke  dalam  lingkungan  akan  berinteraksi  dengan satu atau lebih komponen lingkungan. Perubahan komponen lingkungan secara fisika, kimia, dan biologi sebagai akibat dari adanya bahan pencemar akan mengakibatkan  perubahan  nilai  lingkungan  yang  disebut  dengan  perubahan kualitas lingkungan. Limbah yang mengandung bahan pencemar akan mengubah kualitas lingkungan bila lingkungan tersebut tidak mampu  memulihkan kondisinya sesuai dengan daya dukung yang ada padanya.

Pengelolaan bahan berbahaya dan beracun mengacu pada PP 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3. Ada perbedaan mendasar antara PP 101 tahun 2014 dengan PP LAMA (PP 18 JO. PP 85/1999), perbedaan itu meliputi di PP lama tidak mengatur:

  • Tidak ada pembagian LB3  berdasarkan tingkat bahaya
  • Tidak ada limbah B3 dari sumber spesifik khusus
  • Tidak ada kode karakteristik LB3
  • Tidak ada kodifikasi limbah B3
  • Tidak ada pengaturan produk samping (by-product)
  • Tidak ada rincian pemulihan
  • Belum ada rincian pengaturan tanggap darurat

Tidak hanya itu, aturan mengenai mendapatkan perizinan dan wewenang kabupaten/kota, provinsi dan pusat juga diatur rinci dalam PP 101 tahun 2014.

Pengelolaan limbah B3 meliputi: Pengurangan; Peyimpanan; Pengangkutan; Pengumpulan; Pemanfaatan; Pengolahan dan Penimbunan. Melalui Pelatihan Pelatihan Pengelolaan B3 Dan Limbah B3 ini, peserta akan mampu mengatasi permasalahan dalam pengelolaan B3 dan limbah B3 di perusahaannya.

Tujuan Pelatihan Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

  • Peserta pelatihan mengetahui keterkaitan pengelolaan bahan B3 dengan limbah B3 dan hirarkhi pengelolaan limbah B3 yang diatur peraturan perundangan
  • Peserta pelatihan mampu mengenali karakteristik B3 yang diatur menurut peraturan perundangan yang berlaku
  • Peserta pelatihan mampu melakukan pengelolaan bahan B3 secara tepat guna.
  • Peserta pelatihan mampu melakukan inventarisasi dan asessment pengurangan dan pemanfaatan limbah B3 di perusahaannya
  • Peserta pelatihan mengetahui manajemen pengurangan limbah B3 dan inovasi proses/kegiatan serta teknologi pemanfaatan limbah B3
  • Peserta pelatihan mampu menyusun rencana strategis dan program pengurangan dan pemanfaatan limbah B3 untuk perusahaannya

 Materi Pelatihan Pengelolaan B3 Dan Limbah B3

  • Peraturan Terkait Pengelolaan B3 & Limbah B3.
  • Identifikasi B3 & Limbah B3 (Karakteristik dan Dampak B3 & Limbah B3)
  • Pengurangan B3 & Limbah B3
  • Peyimpanan B3 & Limbah B3
  • Pengangkutan B3 & Limbah B3
  • Pengumpulan B3 & Limbah B3
  • Pemanfaatan B3 & Limbah B3
  • Pengolahan B3 & Limbah B3
  • Penimbunan B3 & Limbah B3
  • Dokumen Limbah B3
  • Material Safety Data Sheet (MSDS)
  • Simbol dan Label  B3 & Limbah B3
  • Kunjungan Lapangan

Instruktur

DR.ARIF ZULKIFLI NASUTION

Pakar Lingkungan
Arif Zulkifli Nasution, lahir di Jakarta tanggal 17 Desember 1978. Pendidikan terakhir di S3 Ilmu Lingkungan UI tahun 2011. Profesi pengajar, Trainer, konsultan dan penulis Lingkungan. Pengajar mata kuliah pengelolaan limbah di pasca sarjana. Trainer lingkungan di perusahaan-perusahan domestik, BUMN dan perusahaan multinasional. Konsultan lingkungan dalam pembuatan peraturan daerah, dan regulasi lain terkait lingkungan. Konsultan pengelolaan CSR di beberapa perusahaan. Dan Konsultan penyelesaian masalah-masalah terkait lingkungan. Serta pernah menjadi saksi ahli lingkungan di salah satu PTUN terkait masalah lingkungan. Dan penulis beberapa buku lingkungan antara lain; banjir; solusi bukan adaptasi, dasar-dasar ilmu lingkungan, pengelolaan tambang berkelanjutan, pengelolaan kota berkelanjutan, pengelolaan limbah berkelanjutan edisi 1 dan 2, pandangan Islam terhadap lingkungan dan green industri.

===================================================================

General Notes

  • All our courses can be facilitated as Customized In-House Training course.
  • Course duration is flexible and the contents can be modified to fit any number of days.
  • As for Open Enrolment Courses, we offer our clients the flexibility to chose the location, date, and time and our team of experts who are spread around the globe will assist in facilitating the course.
  • The course fee includes facilitation, training materials, 2 coffee breaks, buffet lunch and a Certificate of successful completion of Training.
  • FREE Consultation and Coaching provided during and after the course.

VENUE 

Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Cirebon, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Samarinda, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Medan, Palembang, Lampung, dll serta Timor Leste, Thailand, Singapore , Kuala Lumpur.  (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)

Permintaan Brosur penawaran Training Pelatihan ( Harga, Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami.